Beibi Cemerlang – Manajemen wireless client haruslah dimiliki oleh Anda yang berperan sebagai administrator. Itu sebabnya Anda dituntut untuk mempunyai keterampilan yang mumpuni tentang hal tersebut. Pengguna internet semakin banyak. Tidak ada lagi yang tidak bersentuhan dengan internet, dari kehidupan pribadi sampai pekerjaan pun tak lepas dari internet.
Oleh karena itu, sebuah jaringan internet tentu saja harus memiliki manajemen wireless client yang dapat diandalkan. Hal ini terjadi karena dalam setiap jaringan pasti terdapat berbagai macam pengguna dengan karakter dan kebutuhan yang m berbeda-beda. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui bagaimana mengatur pada waktu-waktu tertentu hanya pengguna tertentu saja yang dapat mengaksesnya.
Manajemen Wireless Client, Konfigurasi yang Tepat

Dengan kemampuan mengatur konfigurasi pada sistem internet, Anda juga dapat memberikan alokasi besarnya bandwidth pada perangkat yang terhubung pada jaringan wireless. Konfigurasi yang biasa digunakan pada adalah sebagai berikut :
Konfigurasi kesatu
Berdasarkan MAC Address, maka Anda kumpulkan dan tambahkan semua perangkat nirkabel yang akan terkoneksi pada jaringan. Hal ini dilakukan jika koneksi internet hanya untuk kalangan terbatas. Dengan pengaturan kalangan terbatas, maka privasi pengguna lainnya dapat terjaga keamanannya. Anda dapat menambahkan catatan untuk dimudahkan memberikan prioritas pelayanan berdasarkan kebutuhan user.
Konfigurasi Kedua
Langkah selanjutnya adalah Anda dapat memberikan penilaian atau skor tertentu untuk menentukan nilai besarnya bandwidth yang akan diberikan pada setiap perangkat yang ada pada daftar Anda.
Anda dapat mengaturnya pada opsi opsi ‘AP Tx Limit & Client Tx Limit’. Parameter “AP Tx Limit” merupakan unduhan user dan “Client Tx Limit” merupakan nilai untuk unggahan user. Nilai “Client TX Limit” beroperasi jika user terkoneksi dengan wireless router Mikrotik. Fitur “Client TX Limit” tidak dapat digunakan user terhubung menggunakan perangkat non Mikrotik.
Konfigurasi Ketiga
Untuk mengatur waktu saat pengguna dapat mengakses jaringan, Anda dapat menggunakan parameter “time”. And dapat menentukan waktu yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Tentukanlah hari apa, jam berapa dan berapa lama perangkat tersebut dapat terkoneksi dengan jaringan.
Nah, mudahkan melakukan manajemen wireless client? Semoga pembahasan artikel kali ini membantu Anda sebagai administrator. Jika masih mengalami kesulitan dalam manajemen konfigurasi tersebut di atas, kami sarankan untuk menggunakan jasa konsultan IT terpercaya, Beibi Cemerlang.
(Lyla Iswara)