Beibi Cemerlang – Virtual router dengan metarouter adalah sebuah fitur mikrotik yang dimungkinkan untuk menjalankan sistem operasi secara virtual. Metarouter ini dapat Anda gunakan untuk mengoperasikan sistem operasi yang ada pada OS Mikrotik.
Virtual Router dengan Metarouter: 8 Langkah Menjalankannya

Dengan menggunakan fitur ini, Anda sebagai admin tetap bisa mengatur router fisik, sementara klien Anda merasa seolah-olah memiliki router sendiri. Besarnya RAM dengan sistem operasi mikrotik yang disarankan adalah 24MB. Sementara untuk harddisk dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Ikuti langkah-langkah di bawah ini agar Anda dapat melakukan virtual router dengan Metarouter pada jaringan Anda:
- Anda dapat masuk ke menu Metarouter. Klik + untuk menambahkan virtual router. Isilah 3 parameter yang diminta, yaitu, ‘Name’ dengan nama virtual router. Ram dan Hardisk diisi sesuai kebutuhan, parameter yang lain, bernilai default.
- Apply. Maka, secara otomatis virtual router beroperasi. Sistem operasi akan menggunakan routerOS Mikrotik dan akan berjalan dengan versi yang sama dengan versi router OS.
- Anda dapat mengakses virtual router secara console. Caranya klik kanan virtual router pada ‘Metarouter’ lalu pilih ‘Console’.
- Anda lalu membuat virtual ethernet. Virtual ethernet akan digunakan oleh virtual router untuk berkomunikasi dengan perangkat lain dan router master.Caranya adalah klik IP> Klik tombol kemudian pilih ‘Virtual Ethernet’. Anda akan membuat dua virtual ethernet. Satu untuk berkomunikasi dengan router master dan satu lagi untuk berkomunikasi dengan host.
- Langkah selanjutnya, Anda harus mendefinisikan virtual ethernet ke dalam virtual router agar dapat digunakan oleh virtual router. Langkahnya adalah menu ‘MetaROUTER’, kemudian klik tab ‘Interface’. Klik tombol +
- Pada pilihan ‘Virtual Machine’, klik di virtual router lokasi di mana virtual ethernet akan digunakan.
- Pada ‘Type’, klik ‘Static’, klik pilihan ‘Static Interface’. Anda dapat memilih virtual ethernet yang dibuat sebelumnya..
- Interface ether1 di virtual router dapat dikomunikasikan dengan antarmuka pada router master. Anda dapat menyetting IP Address pada interface virtual di router master dengan interface ether1. Ether2 virtual router dapat Anda lakukan bridging dengan antarmuka yang terkoneksi dengan jaringan client
Dengan memberikan virtual router dengan MetaRouter maka klien seolah-olah memiliki router sendiri. Anda sebagai admin bisa memberikan akses penuh terhadap klien untuk mengatur virtual router sesuai kebutuhan.
(Lyla Iswara)